JadwalBola.Site – Raksasa Inggris, Manchester City akhirnya bisa merasakan final pertamanya di panggung Eropa. Dan Josep Guardiola bisa jadi sosok yang paling penting bagi City saat ini dalam final musim ini. Bermain apik di leg kedua ini pun membuat City berhasil mengalahkan PSG dengan skor 2 gol tanpa balas. Dua gol tersebut pun dipersembahkan Riyad Mahrez untuk City yang meraih final pertama mereka di panggung Eropa tersebut.

Tentu saja gol tersebut bukan hal spesial akan tetapi pertahanan City yang di nahkodai oleh Stone dan juga Dias membuat pertahanan City tidak terbendung. Bisa di bilang Ederson bermain santai di mistar gawang karena performa dari kedua bek andalan City tersebut.

Kubu PSG sendiri memang tidak memainkan pemain terbaiknya dan hanya Mbappe saja yang tidak bermain karena cedera. Kekalahan ini pun membuat PSG kembali lagi harus menelan pil pahit karena tidak dapat melaju ke final Liga Champions pada musim ini.

Dari hasil statistik dalam pertandingan pun Manchester City berhasil melakukan banyak serangan walaupun ball possession harus kalah. Secara keseluruhan City mendominasi laga ini dan berhak melaju ke final. City pun masih harus menunggu hasil dari Chelsea yang dimana akan melawan Real Madrid pada malam nanti.

Neymar di Nilai Gagal Pimpin PSG

Dari segi permainan pun PSG memang bukan tidak melakukan serangan dan bahkan berusaha untuk mencetak gol untuk menyamakan agregat dari awal laga. Akan tetapi pertahanan City pun berhasil membendung serangan dari para pemain PSG tersebut. Akan tetapi banyak yang menilai performa PSG tidak naik dikarenakan salah satu pemainnya.

Dimana Neymar menjadi salah satu bintang yang dnilai gagal dalam memimpin rekannya tersebut untuk bisa membawa kemenangan kepada PSG. Dan salah satu pelatih dunia yakni Fabio Capello pun mengecam bahwa bintang PSG tersebut telah gagal menjadi seorang pemimpin dalam skuad tersebut.

Kalah dengan agregat 4 – 1 pun membuat Capello mengeluarkan kecaman tersebut kepada pemain berkebangsaan Brazil tersebut. Capello pun menilai bahwa Neymar terlalu banyak omong di luar lapangan daripada membuktikan kehebatannya di dalam lapangan.

“Dia sudah terlalu banyak bicara dan tidak membuktikan dirinya bisa menjadi seorang pemimpin di lapangan. Padahal saya berharap dirinyabisa menunjukkan sesuatu yang istimewa dan bisa memimpin rekannya untuk maju kedepan. Lagi dan lagi dirinya selalu melakukan dribble yang tidak berguna,” ungkap mantan pelatih timnas Inggris tersebut.

Dan Capello pun melanjutkan akan kartu merah yang didapatkan oleh Angel Di maria yang dimana dinilai tidak patut didapatkan pemain berkebangsaan Argentina tersebut. Dirinya mengakui seharusnya keduanya mendapatkan kartu kuning saja.

“Kartu merah yang diberikan kepada Di Maria cukup membuat saya heran, dimana Fernandinho jatuh begitu dengan mudah di luar area lapangan dan wasit pun seharusnya hanya mengeluarkan kartu kuning saja kepada keduanya,” tutup Capello.

Memuji Performa Manchester City

Fabio Capello pun tidak berhenti disana saja, dimana dirinya memberikan pujian kepada skuad City yang berhasil untuk pertama kalinya lolos hingga final Liga Champions. Dirinya pun mengakui bahwa performa City memang membuktikan mereka pantas berlaga di laga puncak tersebut.

“Semua tertata dengan rapi, baik di pertahanan hingga serangan yang dilakukan para pemain City,” ucap Capello.

“Untuk pemain kunci saya rasa Fernandinho menjadi pemain yang berjasa. Dan tidak lari juga dari pertahanan Stone serta Dias yang memang membuat para pemain PSG tidak berkutik. Tentu saja tidak lain adalah Guardiola yang memberikan taktik terbaiknya untuk membawa City lolos ke final,” tutup sang pelatih.

Buruan pada ikutan terus jadwal bola yang akan diberikan oleh JadwalBola.Site yang pastinya akan memberikan jadwal serta prediksi terbaik yang akan ada pada setiap hari dan mingguannya. Jadi buruan pada comment, like dan share prediksi anda pada artikel ini sekarang juga.