Aji Santoso Yakin Persela 90 Persen Aman dari Ancaman Degradasi

Para pemain Persela menyapa suporter LA Mania usai melawan Persija pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Selasa (20/11). Persija menang 3-0 atas Persela. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, optimistis timnya tak akan degradasi musim ini dari Liga 1 2018. Menurut Aji, timnya sudah dalam posisi 90 persen aman dan kembali berlaga di Liga 1 musim depan.

Persela Lamongan gagal membawa pulang tiga poin dalam lawatannya ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) karena kalah 0-3 dari Persija Jakarta pada laga tunda pekan ke-26, Selasa (20/11/2018). Hal itulah yang membuat klub berjulukan Laskar Joko Tingkir tertahan di peringkat ke-11.

Saat ini, Persela mengumpulkan 42 poin hasil 11 kemenangan, sembilan kali imbang, dan 11 kekalahan. Menurut Aji, jumlah tersebut sudah cukup untuk tetap berada di Liga 1 musim depan.

“Kami sekarang berada di posisi ke-11 dengan raihan 42 poin. Menurut saya, kami sudah 90 persen pasti aman dari zona degradasi,” kata Aji Santoso seusai pertandingan.

Dengan tiga laga sisa, Aji yakin andai tim harus meraih hasil minor pun Persela masih aman. Asumsinya adalah pada laga-laga tersebut ada beberapa klub yang juga berada di zona degradasi akan saling berhadapan.

Contohnya adalah Sriwijaya FC yang berada di peringkat ke-14 akan berjumpa dengan Mitra Kukar yang saat ini menghuni posisi 15 pada 30 November. Begitu juga dengan PSMS Medan yang berada di peringkat ke-18 akan menghadapi PS Tira yang saat ini berada di urutan ke-16 pada 5 Desember.

“Belum tentu juga klub-klub yang saat ini mempunya 36 poin bisa memenangi semua pertandingan sisa. Apalagi klub yang sama-sama mengoleksi 36 poin masih akan berhadapan seperti PSMS yang akan menghadapi PS Tira,” ujar pelatih berusia 48 tahun itu.

Baca Juga :   Jaga Mentalitas dan Sikap, PSM

“Begitu juga dengan Sriwijaya FC yang akan bertemu Mitra Kukar. Jadi, menurut saya 42 poin yang kami miliki sudah aman,” tegas Aji Santoso yang berseragam Persela Lamongan pada 2002-2004.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *